Pariwisata Bali akan Dibuka pada Pertengahan Oktober 2021? Distribusikan Kamar dengan Baik Yuk!

Setelah melewati masa PPKM Level 4, beberapa wilayah di Indonesia mulai membuka wilayahnya untuk menyambut wisatawan domestik. Tak berselang lama, pemerintah juga turut melonggarkan pembatasan kegiatan berjenjang dengan membuka aktivitas perjalanan via bandara untuk kedatangan internasional. Hal ini dikemukakan pemerintah melihat penurunan angka kasus covid  di area Jawa – Bali dan wilayah lainnya di Indonesia. Bali, menjadi wilayah yang dibuka untuk kedatangan internasional pada pertengahan Oktober. Menteri Kabinest Senior, Luhut Pandjaitan menyatakan bahwa wisatawan wajib melakukan karantina selama 8 hari saat kedatangan dengan biaya mandiri.

Rencana Bandara I Gusti Ngurah Rai pada pertengahan Oktober 2021 akan membuka kedatangan untuk beberapa negara, diantaranya Korea Selatan, Cina, Jepang, UAE dan New Zealand. Meski sebelumnya diketahui, Indonesia merupakan salah satu negara dengan kasus Covid-19 tertinggi di wilayah Asia Tenggara, dan sempat mendapati isu penolakan terhadap kedatangan Warga Nega Indonesia (WNI) ke berbagai negara. Namun, semenjak angka kasus menurun, pemerintah Indonesia turur aktif untuk mengevaluasi kebijakan pariwisata yang berdampak pada ekonomi di beberapa wilayah.

Adapun pemberitaan ini menjadi kabar baik untuk seluruh rakyat Indonesia, dimana masyarakat yang memiliki pekerjaan dibidang pariwisata terasa “hidup Kembali”. Melalui kabar baik ini, BookandLink sebagai penyedia sistem hospitality turut merasakan peningkatan reservasi yang terjadi pada beragam jenis akomodasi. Hingga tanggal 5 Oktober 2021, BookandLink mendapati sebanyak 1,034 reservasi untuk wilayah Bali, dimana hal ini terjadi pada hari biasa dan melebihi rata-rata peningkatan pada bulan-bulan sebelumnya. Selain itu, rekan-rekan di perhotelan juga memberikan tanggapan bahwa, saat ini reservasi hotel masih terbilang baik dan sumber reservasi terbaik tetap datang dari Online Travel Agents Domestik. Seperti yang dapat dilihat dari tabel berikut:

Sumber: BookandLink Linkedin 

Ini menunjukan wisatawan domestik masih mengandalkan pencarian kamar via Online Travel Agents. Data ini juga dapat menunjukkan jika pencarian OTA masih terus akan meningkat Ketika pintu pariwisata Indonesia – Bali khususnya akan dibuka, hotel dan akomodasi lainnya juga harus semakin gencar memaksimalkan distribusi kamarnya. Solusi tepat bagi pengelola akomodasi adalah penggunaan Channel Manager (Cm) sebagai sistem distribusi kamar. Selain itu, Channel Manager juga dapat meminimalisir overbooking pada masa peak season yang kemungkinan akan terjadi pada akhir tahun 2021.

Banyak fitur yang tersedia dalam Channel Manager. Selain mengelola ketersediaan dan harga, Channel Manager BookandLink  (ChannelKu) juga dilengkapi dengan Customer Relation Management, dimana hotel dapat mengelola database tamu dan mengirimkan kuisioner untuk mengetahui permintaan khusus dari tamu. Fitur yang tidak kalah penting adalah dynamic pricing, dimana pengelola akomodasi dapat mengelola naik-turunnya harga kamar secara otomatis berdasarkan occupancy dan ketersediaan kamar. Menarik bukan? Beragam cara dapat dilakukan secara optimal guna menyambut pembukaan pariwisata Bali dan wilayah Indonesia lainnya. Selain pengelolaan akomodasi yang baik, para tamu tentu akan terpuaskan dengan layanan, keamanan, dan kenyamanan akomodasi dimasa pandemi saat ini.

Sumber: https://www.reuters.com/world/asia-pacific/indonesias-bali-reopen-visitors-some-countries-oct-14-2021-10-04/,  https://blog.wego.com/bali-reopening-when-will-bali-open-borders/, & https://www.linkedin.com/company/bookandlink/posts/