Strategi Pemasaran Hotel Tahun 2022: Manfaatkan Kemajuan Teknologi Dengan Baik.

Memasuki tahun 2022, para penggiat hospitality wajib mengevaluasi perubahan yang terjadi di seluruh dunia. Saat pandemi yang telah berlangsung selama kurang lebih 2 tahun, pemanfaatan teknologi di industri perhotelan justru terus digerakkan. Meski teknologi sekarang mengedepankan konsep to, proses yang otomatis, dan layanan serba online, ini membuat relasi yang dibangun dengan para tamu lebih terasa dekat dan berharga. Mengapa?

Tren para tamu untuk melakukan staycaytion atau perjalanan singkat antarkota semakin meningkat saat pandemi. Kebutuhan akan suasana liburan yang berbeda namun tetap aman sangat dibutuhkan oleh semua orang selama pandemi berlangsung. Untuk itu, para penggiat industri perhotelan harus melihat seluruh aspek dalam menjaga relasi tamu dengan menggunakan teknologi dengan baik.

  • Mengarahkan pemesanan kamar dan fasilitas hotel di tempat

Kebiasaan para tamu sebelum menginap adalah mencari referensi hotel melalui Online Travel Agents (OTA) maupun layanan agregator. Hotel pun wajib mengelola harga kamar dengan baik agar bisa tetap bersaing, mulai dari penggunaan channel manager sebagai sistem distribusi, hingga membuat beragam promo di OTA. Selain itu, kewajiban membalas ulasan diberbagai OTA juga harus dijaga guna menjaga kepercayaan para tamu. Namun, untuk meningkatkan revenue tidak hanya melalui OTA, melainkan melalui pemesanan secara langsung. Hotel dapat mengarahkan penjualan kamar melalui booking engine. Selain meminimalisir pembayaran komisi yang cukup tinggi, pemesanan langsung dapat membangun loyalitas tamu kepada hotel di masa mendatang.

  • Manfaatkan media sosial dan menjadi semakin kreatif.

Media sosial yang digunakan tamu saat ini tidak hanya platform Facebook, melainkan Instagram dan Tiktok yang dapat memberikan kesan pengalaman tamu saat menginap. Dalam Instagram dan Tiktok, baik hotel dan tamu dapat membuat video pendek atau ulasan menarik terhadap pengalaman menginap, sudut bangunan yang apik, hingga kesan terhadap fasilitas yang digunakan. Tidak lupa, hotel dapat menceritakan suasana sekitar hotel tersebut berada! Ini mendorong dan meyakinkan tamu untuk segera menginap di hotel Anda!.

  • Automatic Email Campaign & Chatbot

Meskipun Email Blast merupakan cara pemasaran yang sudah lama, ini masih tergolong efektif untuk menggaet tamu untuk menginap di hotel. Melalui pengumpulan database tamu melalui sistem CRM atau PMS, hotel dapat mengirimkan email promo menginap atau restauran secara berkala kepada tamu.

Website yang dimiliki hotel juga harus dimanfaatkan secara maksimal. Selain untuk mengarahkan reservasi langsung, saat ini website juga didukung dengan chatbot untuk melayani tamu 24/7. Hotel dapat berkomunikasi secara personal dan intens mengenai kebutuhan para tamu.

  • Loyalty Program/Membership

Loyalty Program termasuk hal yang sudah lama ada. Namun, pada tahun 2022, ini dapat menjadi cara pemasaran hotel untuk mengundang lebih banyak tamu di jaringan hotelnya. Program ini dapat mengelola relasi hotel dengan tamu, dan dapat terus memberikan penawaran kepada tamu yang “tepat”. Hotel dapat memberikan point kepada tamu, dan tamu dapat memanfaatkannya sebagai reward saat menginap. Ini akan menarik tamu untuk menjadi pelanggan setia hotel Anda, bahkan dapat merekomendasikan orang lain untu menginap.

  • Memberikan pengalaman yang berkesan

Pemesanan kamar secara langsung, saat ini harus dikembangkan dengan penawaran pengalaman saat menginap. Tidak hanya berdiam diri di hotel, tetapi tamu dapat memesan berbagai fasilitas lain, seperti melakukan perjalanan alam, mencicipi atau membuat makanan khas daerah tertentu. Hal ini dapat Anda tampilkan dalam halaman website dan booking engine hotel.

  • Hotel SEO 

SEO masih terus berkembang di tahun 2022, termasuk penggunaannya dalam hotel. Salah satunya pengembangan yang dilakukan oleh Google melalui Google Free Booking Link yang membantu hotel yang memiliki website dan booking engine untuk mengetahui insight dan tren pemasaran perhotelan.

  • Metaverse, Virtual Reality, dan Augmented Reality

Meski pada tahun 2022 Metaverse belum diimplementasikan, tidak ada salahnya hotel untuk terus mengikuti tren ini. Melihat saat ini beberapa hotel di dunia memanfaatkan QRCode untuk mengundang tamu dalam melihat dan memilih kamar yang diinginkan, mungkin saja banyak hal yang dilakukan dengan teknologi canggih dapat semakin meningkatkan pemesanan kamar hotel.

Selama 2 tahun terjadinya pandemi, tren teknologi dalam aktivitas pemasaran terasa sangat maju dan menarik dalam membangun engagement terhadap target audiensnya. Hotel banyak memanfaatkan advertising tools, media sosial, hospitality software dan cara lain untuk terus memberikan update seputar propertinya. Jika ini dimanfaatkan dengan baik dan maksimal, tentu saat situasi pandemi membaik, kemajuan teknologilah yang akan menjadi alat prioritas dalam aktivitas pemasaran.